Kenapa Anak Harus Dibiarkan Bermain di Luar Rumah?
By: Date: September 11, 2021 Categories: Parenting
Kenapa Anak Harus Dibiarkan Bermain di Luar Rumah

Makin maju jaman nampaknya makin terbatas permainan untuk anak-anak. Anak-anak makin jarang-jarang bermain di luar rumah bersama dengan beberapa temannya dan mengeksplor dianya. Panorama yang kemungkinan kerap Anda saksikan saat ini ialah anak-anak bermain di rumah bersama gadget-nya. Walau sebenarnya, memperkenankan anak bermain di luar rumah memiliki faedah penting tertentu untuk perubahan anak. Apa sajakah?

Kenapa Anak Harus Dibiarkan Bermain di Luar Rumah

Argumen orang-tua larang anak bermain di luar rumah

Banyak argumen yang mendasari orang-tua larang anaknya bermain di luar rumah juga mewarnai sekolah. Salah satunya ialah karena takut anak terjangkit penyakit dan banyak bahaya yang memberikan ancaman anak bila bermain di luar. Walau sebenarnya, sebetulnya dengan memperkenankan anak bermain di luar, orang-tua membuat anak lebih tahan pada penyakit.

Bermain di luar rumah, biarkan anak bermain kotor-kotoran, terkena dengan bakteri dan semua tipe kuman, malah bisa membuat mekanisme ketahanan tubuh anak berkembang. Badan anak dapat semakin mengenali semua tipe beberapa zat beresiko yang masuk ke badan hingga dapat membuat factor pertahanan yang lebih luar biasa.

Disamping itu, factor bahaya yang banyak memberikan ancaman anak di luar rumah sebetulnya dapat ditangani dengan orang-tua memantau anak ketika bermain di luar rumah. Karena ada pemantauan dari orang-tua, anak berasa semakin aman hingga lebih berasa bebas untuk bermain dan mengeksplor dianya.

Faedah memperkenankan anak bermain di luar rumah

Banyak faedah yang dapat diterima anak saat dianya bermain di luar rumah, terhitung untuk perkembangan dan perubahan anak baik secara fisik dan psikis. Beberapa faedah dari bermain di luar rumah ialah:

1. Memberikan dukungan perkembangan tulang anak
Bermain di luar rumah menjadi peluang anak untuk terima cahaya matahari. Di mana, cahaya matahari menolong tingkatkan vitamin D dalam tubuh yang bagus untuk perkembangan tulang anak. Ini sebagai faedah yang tidak dapat anak terima bila cuman bermain di rumah. Biarkan anak bermain di luar rumah dan terkena cahaya matahari sepanjang 10-15 menit saja cukup penuhi keperluan vitamin D untuk perkembangan tulangnya.

2. Menggerakkan anak untuk olahraga
Banyak kegiatan yang dapat anak kerjakan di luar rumah. Ruangan yang luas tidak batasi anak untuk lakukan apa, seperti lari, melonjak, naik sepeda, dan yang lain. Secara tidak sadar, ini sebagai aktivitas olahraga yang membahagiakan untuk anak. Ini pasti bisa membuat anak lebih aktif bergerak dan tingkatkan kesehatan anak keseluruhannya.

3. Menggairahkan kreasi dan khayalan
Alam bisa menggairahkan kreasi dan khayalan anak lebih luas, dibandingkan anak cuman menyaksikan monitor ponsel, computer, atau tv. Anak bisa berhubungan dengan lingkungan sekelilingnya, bukan hanya menyaksikan, tetapi juga sentuh, mencium, dan dengar, hingga semakin banyak aktifkan indera mereka. Ini bisa membuat anak berpikiran lebih luas, hingga dapat membuat kreasi dan khayalan yang lebih luas.

4. Latih langkah berpikiran anak untuk menuntaskan permasalahan
Bermain di luar (ditambah dengan rekan) bisa membuat rintangan tertentu untuk anak. Anak hadapi permasalahan yang riil dibanding cuman pecahkan permasalahan di video games. Ini selanjutnya bisa latih anak berpikiran untuk pecahkan permasalahan mereka sendiri. Dengan demikian, anak akan terlatih untuk menuntaskan permasalahannya sendiri dan jadi lebih berdikari.

5. Latih keyakinan diri
Berhubungan dengan dunia luar -dengan alam dan dengan rekan bermainnya- bisa membuat keyakinan diri anak secara perlahan-lahan. Anak perlu keberanian dan keyakinan diri yang kuat untuk berjumpa dan berhubungan sama orang baru, mengenali lingkungan baru. Hingga, bermain di luar bersama rekan dapat latih keyakinan diri anak.