Jenis Minyak Sehat Untuk Memasak, Jangan Salah Pilih!
By: Date: May 25, 2021 Categories: Umum,Uncategorized Tags: , , , , , , , , , , , ,

Jangan sampai kita salah pilih minyak sehat untuk memasak ya moms. Maka dari itu kita wajib tahu dan mengenali minyak yang aman untuk kita konsumsi dan minyak yang sehat untuk memasak. Penggunaan dari Minyak sawit merupakan jenis minyak yang paling sering digunakan untuk memasak. Baik digunakan itu untuk menumis sayuran, menggoreng, atau sebagai dressing saja.

Padahal, masih banyak jenis minyak sehat lain yang biasa digunakan untuk memasak selain minyak sawit, yaitu minyak zaitun, minyak alpukat, atau minyak rami.

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih minyak yang sehat untuk memasak yaitu titik tercepat dan rasanya. Suatu jenis minyak terurai pada suhu tertentu, yang dikenal sebagai titik asap. Semakin rendah titik secepat mungkin, semakin cepat minyak itu akan rusak.

Mengutip  dari Huffington Post, minyak yang murni memiliki nilai lebih rendah daripada minyak sulingan, yang membuat minyak murni lebih baik untuk dressing saus salad. Rasa dari Minyak murni juga cenderung memiliki rasa yang lebih kuat.

Sedangkan minyak sulingan memiliki titik asap lebih tinggi dan biasanya terasa lebih netral. Lebih baik untuk menumis, atau menggoreng.

Hasil pemasakan akan lebih baik dengan menggunakan jenis minyak tertentu, dengan menyesuaikan point yang dimiliki. Yuk simak Berikut 5 jenis minyak sehat untuk memasak, sehingga jangan salah pilih lagi yaa moms :

5 Jenis Minyak Sehat Untuk Memasak

1. Minyak Zaitun

yuk simak minyak sehat untuk memasak

Jenis minyak sehat untuk memasak yang pertama adalah minyak zaitun. Proses pembuatan Minyak zaitun diperoleh dengan mengekstraksi buah zaitun sampai menghasilkan minyak untuk diproduksi. Meskipun digunakan di seluruh dunia, ini adalah jenis utama minyak goreng yang digunakan di Mediterania. Kandungan Minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal.

Titik asap minyak zaitun bervariasi tergantung pada jenis minyak zaitun:

  • Extra Virgin: 160° C
  • Virgin: 215° C
  • Pomace: 237° C
  • Extra Light: 242° C

Kandungan Minyak zaitun extra virgin memiliki rasa paling kaya karena dibuat tanpa panas atau bahan kimia, sehingga cocok untuk saus salad.

Sementara minyak zaitun olahan cocok digunakan untuk menumis dan sebagai saus taburan, Namun minyak zaitun buruk saat digunakan untuk menggoreng masakan.

Baca Juga : Macam-Macam Minyak Untuk Memasak dan Campuran Makanan

2. Minyak Jagung | Minyak Sehat Untuk Memasak

minyak sehat untuk memasak

Pembuatan dari Minyak jagung dibuat dari biji jagung, dengan titik asap tinggi, minyak ini yang bagus untuk menggoreng.

Penggunaanya Minyak jagung banyak digunakan sebagai minyak goreng di restoran cepat saji, hampir 70 persen restoran cepat saji membuat kentang goreng dengan minyak jagung. Dan juga Minyak jagung juga digunakan untuk membuat margarin.

Namun, minyak jagung tinggi lemak jenuhnya dan rendah lemak baik, menjadikannya salah satu minyak yang tidak sehat.

Titik asap minyak jagung berada pada suhu 232 ° C, sehingga cocok untuk menggoreng dan margarin. Namun, Minyak jagung tidak cocok untuk taburan dan memasak dengan api kecil.

3. Minyak Nabati

Nah kali ini adalah minyak sayur. Minyak nabati ini mengacu pada minyak nabati apa pun, yang dapat mencakup satu atau kombinasi dari: minyak kedelai, minyak bunga matahari, minyak canola, minyak safflower.

Sebagian besar minyak nabati memiliki titik asap tinggi dan rasa netral, sehingga cocok untuk memanggang.

Titik asap minyak nabati tergantung pada jenisnya:

Canola: 204 ° C
Kedelai: 232 ° C
Bunga Matahari: 232 ° C
Safflower: 232 ° C

Banyak kegunaan yang dimiliki dari minyak nabati , baik untuk memasak maupun dressing. Namun rasanya tidak enak jika disajikan sebagai taburan yang membutuhkan minyak secukupnya.

4. Minyak Kelapa | Minyak Sehat Untuk Memasak

Selanjutnya adalah minyak kelapa. Minyak kelapa merupakan jenis minyak favorit para chef vegan dan sering digunakan sebagai pengganti mentega dalam pembuatan roti.

Proses pembuatan Minyak kelapa dibuat dengan mengekstraksi daging kelapa, sehingga memiliki rasa manis alami yang baik untuk memanggang makanan manis maupun untuk masakan tumis tertentu.

Kandungan dari Minyak kelapa kaya akan lemak jenuh, khususnya jenis yang disebut asam laurat, yang dianggap sebagai sumber lemak sehat.

Titik asap minyak kelapa berada pada suhu 176 ° C, minyak kelapa baik untuk memanggang maupun menumis. Sedangkan minyak kelapa kurang baik untuk digoreng dan sebagai bumbu masak.

5. Minyak Bunga Matahari

Jenis minyak selanjutnya adalah minyak bunga matahari. Proses pembuatan Minyak bunga matahari dibuat dari proses pengepresan biji bunga matahari, minyak ini tinggi vitamin E dan rendah lemak jenuhnya.

Titik asapnya yang tinggi dan rasanya yang ringan membuat minyak bunga matahari menjadi jenis minyak favorit untuk menggoreng, tetapi juga bagus untuk memanggang masakan.

Titik asap minyak bunga matahari bersuhu 232 ° C, cocok untuk menggoreng, membuat margarin, salad dressing, dan memanggang.

Penggunaan Minyak bunga matahari tidak cocok untuk taburan, atau dimasak dengan api kecil.

Itulah beberapa minyak goreng selain minyak sawit. Sekarang sudah tahu lebih banyak tentang jenis dan kegunaannya ya Moms?

Baca Juga : Minyak Atsiri Kayu Putih Berpotensi Mencegah Virus Covid-19?