Manfaat Sabut Kelapa Untuk Pertanian
By: Date: March 3, 2021 Categories: Uncategorized

Pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel tentang manfaat sabut kelapa untuk pertanian, simak artikel dibawah ini selamat membaca!

Manfaat Sabut Kelapa Untuk Pertanian

Manfaat sabut kelapa untuk pertanian – Dalam bercocok tanam, tidak hanya lahan yang bisa diandalkan sebagai media tanam. Masih ada media tanam lain, cocopeat salah satunya. Cocopeat termasuk dalam media tanam hidroponik organik, karena terbuat dari serbuk sabut kelapa.

Cocopeat untuk Pertanian

Bubuk sabut kelapa cukup mudah ditemukan di sekitar rumah, sehingga tidak jarang terlihat cara penanaman ini diterapkan di setiap rumah. Karena cocopeat adalah bubuk, maka bisa diperoleh dengan cara menggiling sabut kelapa terlebih dahulu.

Salah satu manfaat penggunaan cocopeat sebagai media tanam hidroponik adalah dapat menampung air dan memiliki unsur kimia yang cukup besar.

Cocopeat memiliki Ph antara 5.0 dan 6.8 sehingga sangat baik untuk menumbuhkan tanaman apapun. Biasanya media tanam hidroponik ini merekomendasikan terlebih dahulu dengan bahan lain seperti sekam dengan perbandingan 50:50 yang tidak lain untuk menambah aerasi pada media tanam.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapat dengan pengunjung. Baik untuk penggunaan di darat, atau berdiri sendiri. Cocopeat juga lebih disukai sebagai pengurus lahan.

Cocopeat dengan mudah menyerap dan menahan udara. Ia juga mempunyai pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari.

Kandungan jamur Trichoderma, salah satu jenis enzim dari jamur, mampu meredam penyakit di dalam tanah. Dengan demikian, cocopeat bisa menjaga tanah tetap gembur dan subur.

Walaupun dikatakan sebagai media tanam alternatif yang sebaik kualitas tanah, namun tidak terdapat unsur hara di dalam tanah. Oleh sebab itu, cocopeat membutuhkan pupuk tambahan sebagai pupuk.

Keuntungan dan Kerugian Cocopeat Untuk Tanaman

Sebagai media tanam organik, Cocopeat mempunyai keunggulan atau keunggulan dibandingkan media tanam organik lainnya. Keunggulan Cocopeat meliputi

1.

Tekstur Mirip Tanah

2.

Bentuk dan tekstur tema tanah cocopeat dan butiran halusnya memungkinkan tanaman beradaptasi sebaik jika ditanam di dalam tanah.

Perbedaan antara cocopeat dan media tanam tanah hanya terletak pada kandungan nutrisinya dimana cocopeat tidak mengandung nutrisi seperti tanah.

Oleh karena itu, untuk menumbuhkan tumbuhan dengan Cocopeat, tanaman disiram tidak hanya dengan udara tetapi juga dengan larutan nutrisi.

1.

Serap Air dengan Baik

2.

Cocopeat merupakan media tanam yang mempunyai daya serap air yang tinggi dan dapat menyimpan lebih banyak udara yang tersimpan di dalam tanah. Cocopeat bisa menyimpan dan menahan udara 10 kali lebih baik dari pada tanah dan hal ini sangat baik tentunya untuk tumbuhan yang tumbuh dengan sistem hidroponik. Karena bisa menjaga udara tetap baik, akar tanaman tidak mudah mengering dan terhidrasi dengan baik.

1.

Ramah lingkungan

2.

Karena terbuat dari bahan organik, cocopeat sangat ramah lingkungan dan terurai dengan baik di dalam tanah saat tidak digunakan. Selain itu, Cocopeat juga bisa didaur ulang kembali menjadi media tanam baru, tentunya dengan proses tertentu.

1.

Lebih tahan lama

2.

Beberapa jenis hama seperti hama tanah tidak suka berada pada cocopeat dan hal ini tentunya dapat lebih melindungi tumbuhan dan melindunginya dari serangan hama.

1.

Lebih mudah untuk Pemula

2.

Menanam tumbuhan dengan Cocopeat sangat dianjurkan bagi mereka yang baru mulai belajar cara menanam tanaman hidroponik. Cocopeat mudah digunakan saat pertama kali ditanam karena bentuk dan teksturnya yang keras.

sabut kelapa untuk pertanian

Kekurangan Cocopeat Untuk Tanaman

Terlepas dari banyak keunggulannya, Cocopeat juga mempunyai yang berikut ini

1.

Non-Steril dari Patogen

2.

Meskipun Cocopeat tidak mengandung hama sebelum digunakan, Cocopeat harus disterilkan terlebih dahulu dengan cara mencuci dan mengeringkannya terlebih dahulu.

1.

Kurang Cocok Untuk Akar Yang Tidak Suka Basah

2.

Karena cocopeat bisa menahan udara lebih lama, media tanam sebaiknya tidak digunakan untuk bertani pada kondisi yang tidak relevan seperti kubis atau brokoli.

1.

Tidak Berisi Nutrisi

2.

Meskipun bentuk dan teksturnya mirip dengan tanah, namun perlu diingat bahwa Cocopeat tidak mengandung unsur hara apapun sehingga bila digunakan sebagai media tanam perlu ditambahkan larutan nutrisi dan suplemen yang menunjang pertumbuhan tumbuhan.

Manfaat Sabut Kelapa Untuk Pertanian Sebagai Pupuk Organik

Pupuk organik cair merupakan larutan yang dihasilkan dari pembusukan bahan organik yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan, hewan dan kotoran manusia yang kandungan nutrisinya lebih dari satu unsur.

Secara umum pupuk cair organik dari sabut kelapa tidak merusak tanah dan tanaman meskipun digunakan sesering mungkin.

Salah satu pupuk organik (POC) yang mudah dibuat dan bahan bakunya mudah ditemukan di sekitar kita adalah POC dari perendaman sabut kelapa. Tanaman kelapa merupakan tanaman yang multifungsi dengan berbagai manfaat dan khasiat yang dikandungnya.

Baik untuk manusia dan tumbuhan lainnya. Bagian mengkilap yang kita lihat di lapangan hanya menjadi limbah, termasuk sabut kelapa.

Selain bisa diolah menjadi kerajinan rumah tangga, sabut kelapa juga bisa diolah menjadi pupuk organik cair.

Sebagai pupuk organik cair, perendaman sabut kelapa mempunyai banyak manfaat bagi tanaman terutama kandungan Kalium (K) dan Fosfor (P) yang sangat tinggi, membantu menambah daya isi dan bobot hasil pada biji-bijian juga membuat tanaman lebih tahan terhadap biji dan juga fungsinya. termasuk:

Manfaat Sabut Kelapa untuk Pertanian

  • Berfungsi juga sebagai katalisator dalam hal reaksi biokimia pada jaringan tumbuhan
  • Sangat berperan dalam pembentukan karbohidrat dan lemak
  • Tanaman lebih tahan atau adaptif terhadap kekeringan
  • Meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit
  • Akar tumbuh menjadi lebih luas
  • Meningkatkan hasil panen karena daun, bunga dan buah tidak mudah rontok
  • Kualitas tanaman terutama buah lebih merata, rasa buah lebih manis.

Pembuatan Pupuk dari Sabut Kelapa

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat pupuk dari sabut kelapa adalah:

  • Drum / tong air / jerigen yang memiliki penutup
  • Pisau / parang
  • Sabut kelapa 1 kg
  • Air 100 liter
  • 100g gula merah
  • EM-4 100ml (botol 100ml = 15ml)

Cara Membuat Pupuk Dari Sabut Kelapa

Pisahkan sabut dari sabut. Jelaskan tentang sabut kelapa yang masih rapat satu sama lain dan taruh di dalam wadah.

  1. Larutkan gula merah dengan 10 liter air dalam sebuah wadah
  2. Campurkan EM4 ke dalam larutan gula
  3. Tuang adonan ke dalam wadah berisi sabut kelapa, lalu tutup rapat.
  4. Buka tutup ember setiap pagi selama beberapa detik untuk membuang gas
  5. Simpan dan simpan di tempat yang tidak terkena cahaya. Biarkan selama 2 minggu.
  6. Pada hari ke 15, buka sungkupnya. Amati perubahan warnanya. Jika warna air rendaman sudah berubah menjadi agak kecoklatan kehitaman atau kuning tua dan pita sudah wangi, itu tandanya pupuk organik cair (POC) sudah siap dan siap diaplikasikan.

Cara Pemupukan Sabut Kelapa

  • Aplikasi pada bagian akar cukup mencampurkan larutan POC dengan air bersih dengan perbandingan 1: 3. Saya tuangkan pada tanaman dengan dosis sekitar 2 ml per tanaman dalam seminggu
  • Aplikasi pada daun, campurkan larutan POC dan air bersih dengan perbandingan 1: 5 dan segera lakukan penyemprotan pada daun dan batang tanaman seminggu sekali
  • Pemberian agar tanaman padi digunakan dengan baik pada umur tanaman berturut-turut karena akan memberikan kebutuhan nutrisi kalium (K) untuk pengisian bulir padi.
  • POC sabut kelapa sangat baik diberikan pada saat umur tanaman masih dalam pembenihan untuk merangsang perakaran dan batang tanaman
  • Pabrik pupuk dengan POC melakukannya dengan baik seminggu sekali

 

Sekian penjelasan yang cukup panjang tentang manfaat sabut kelapa untuk pertanian, semoga artikel yang saya buat bermanfaat untuk anda sekian, terima kasih.