Kerajinan Serat Kelapa dan Cara Membuatnya
By: Date: February 16, 2022 Categories: Uncategorized

Hallo semua,gimana kabar kalian?semoga sehat selalu ya.Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang kerajinan serat kelapa dan cara membuatnya

Kerajinan

Kerajinan pada umumnya adalah suatu kegiatan yang melibatkan keterampilan seseorang. Selain itu, sebuah keterampilan pasti akan melibatkan seni.

Kerajinan adalah salah satu cabang seni. Craft menekankan keterampilan manual yang lebih besar selama proses. Kerajinan tangan juga sering dikenal dengan nama craftmanship.

Jika dilihat dari artinya, kata “Kr” berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya “bekerja”. Oleh karena itu kata kerja. Anda juga dapat mengatakan bahwa kata kerajinan berfungsi. Handicraft atau kerajinan tangan juga dianggap sebagai seni yang unik dan berkualitas tinggi.

Kerajinan akan membuat item. Artikel memiliki nilai fungsional. Selain nilai fungsional, kerajinan tangan juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Itulah salah satu alasan mengapa kerajinan digunakan sebagai pajangan.

Pengertian lain dari kerajinan tangan adalah barang-barang yang mengandung unsur seni. Barang-barang ini dibuat dengan keahlian manusia. Contoh kerajinan ini pasti sering kita jumpai di masyarakat.

Serat Kelapa

Rata-rata produksi kelapa Indonesia 15,5 miliar biji/tahun, yaitu 3,02 juta ton kopra, 3,75 juta ton air, 0,75 juta ton arang tempurung, 1,8 juta ton sabut, dan 3,3 juta ton sabut. juta ton serbuk kelapa.

Sabut kelapa merupakan hasil samping kelapa yang memiliki potensi yang cukup banyak. Saat ini pemanfaatannya masih terbatas pada kerajinan, bahan bakar, dan media tanam.

Tempurung kelapa memiliki ketebalan 5-6 cm dan terdiri dari lapisan luar dan lapisan dalam. Komposisi kimia sabut kelapa meliputi selulosa, lignin, asam pirolat, gas, arang, tar, tanin, dan kalium. Satu buah kelapa menghasilkan 0,4 kg serat sabut yang mengandung 30% serat makanan yang kaya akan unsur.

Sabut kelapa mengandung kalium 10,25%, sehingga dapat menjadi alternatif sumber kalium organik pengganti pupuk KCl. Selain digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik, sabut kelapa juga digunakan sebagai substrat tanaman dan pembuatan paper jelly.

Unsur hara seperti Ca, Mg, K, Na dan P cocok sebagai pupuk organik. Sabut kelapa sebagai media tanam mampu mengikat dan menahan air dengan kuat, memiliki aerasi dan drainase yang baik, cocok untuk daerah panas, dan mengandung unsur hara penting.

Tepung kelapa juga dapat digunakan dalam produksi pupuk organik. Serbuk kelapa merupakan produk sampingan dari proses serat serat. Serbuk kelapa mengandung berbagai unsur hara N, P, K, Ca, Mg, Na, Fe, Mn, Cu, Zn dan Al.

Penggunaannya terjadi melalui proses pengomposan untuk mengurangi kadar senyawa fenolik dan tanin dalam debu sabut.Selain itu sabut kelapa uga mudah digunakan menjadi jual cocomesh.

Manfaat Serat Kelapa

Manfaat Sabut Kelapa

1. Pembuatan Sapu Ijuk

Sapu ijuk sepertinya meruapakn salah satu jenis peralatan rumah tangga yang tidak dapat lepas dari kehidupan bersih-bersih dari ibu rumah tangga atapun asisten rumah tangga.

Ya, sapu ijuk merupakan salah satu jenis sapu yang salah satunya dibuat dengan menggunakan limbah dari pengolahan kelapa, yaitu sabut kelapa.

Manfaat sabut kelapa yang sudah kering biasanya akan diolah sedemikian rupa. Pada akhirnya nanti akan terbentuk menjadi serabut-serabut tipis, yang diikat dan dijadikan satu menjadi bentuk sapu ijuk, yang sering kita gunakan sehari-harinya.

2. Media Pembakaran Pengganti Kertas

Bagi yang sering membuat arang dari batok kelapa, pasti juga sering memanfaatkan sabut kelapa sebagai salah satu media untuk membakar batok kelapa tersebut. Anda juga dapat melihat kegiatan pemanfaatan sabut kelapa sebagai alat pembakaran ini pada restoran restoran padang sebagai pengganti kertas. Hal ini disebabkan oleh sifat alami dari sabut kelapa itu sendiri yang mudah terbakar dan dapat menghasilkan api yang baik.

3. Pembuatan Pupuk Organik

Siapa sangka, ternyata manfaat sabut kelapa pun dapat diolah dan juga dimanfaatkan menjadi salah satu jenis pupuk organik. Pupuk organik yang dibuat dengan menggunakan sabut kelapa ini mampu untuk menyimpang air 60% lebih banyak dibandingkan pupuk biasa.

Hal ini tentu saja akan sangat bermanfaat bagi daerah yang memiliki curah hujan yang rendah atau daerah yang sedang mengalami kekeringan.

Selain itu, sabut kelapa juga emiliki kandungan unsur hara dan juga mineral yang sangat baik untuk pertumbuhan dari tanaman, sehingga memang sangatlah cocok untuk dijadikan sebagai salah satu bahan pembuatan pupuk organic.

4. Menetralisir Air dan Bau Semen Pada Kolam Ikan yang Baru dibuat

Bagi para pengusaha ikan, baik itu ikan hias maupun ikan ternak yang ditempatkan pada kolam-kolam semen, pastinya sabut kelapa sudah tidak asing lagi di telinga anda.

Ya, sabut kelapa sering dimanfaatkan untuk menetralisir kandungan air yang ada pada kolam yang baru selesai dibuat, dan juga digunakan untuk menghilangkan bau semen dari kolam tersebut.

Mengapa? Karena ikan yang langsung dimasukkan ke dalam kolam yang baru dibuat kemungkinan akan mati. Hal ini dikarenakan ikan tidak tahan dengan campuran air dan juga bau semen yang baru.

5. Pembuatan Briket Ramah Lingkungan

Ternyata, sabut kelapa juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk pembuatan briket. Selama ini, yang kita kenal, briket hanyalah terbuat dari batubara, namun demikian, ternyata briket juga dapat diolah da dibuat dari limbah, salah satunya adalah sabut kelapa.

Hal ini tentu saja merupakan suatu penemuan yang menarik, karena selain ramah lingkungan, biaya produksi dari pembuatan briket pun akan jauh lebih murah dibandingkan menggunakan batbara.

Kerajinan Serat Kelapa dan Cara Membuatnya

1. Tali Tambang

Tali tambang menjadi salah satu kerajinan dari sabut kelapa yang mudah dibuat, bahkan untuk pemula sekalipun. Diameter tali tambang yang beredar di pasaran juga beragam tergantung dari ketebalannya. Lilitan pada tali tambang disebut sebagai ply dan umumnya yang sering beredar di pasaran biasanya sekitar 2-3 ply.

Ada juga yang lebih dari 3 ply dan biasanya digunakan pada pekerjaan berat untuk mengangkat sesuatu. Berikut cara pembuatannya:

  • Setelah sabut kelapa diolah sesuai langkah di atas, mulailah memisahkan serat kelapa yang benar-benar mengering.
  • Bersihkan serat kelapa dari kotoran sampai benar-benar bersih.
  • Sembari membersihkan, tarik serat kelapa menjadi lurus.
  • Sekarang, mulailah dengan memutar serat tersebut sampai padat dan tidak ada celah satu sama lain.
  • Tambahkan dan gabungkan serat lain agar lebih tebal dan panjang.
  • Tahap awal ketika tali mulai terbentuk biasanya masih belum kuat.
  • Lakukan putaran beberapa kali sampai tali dirasa cukup kuat.
  • Sekarang buatlah tali kedua sama seperti langkah sebelumnya dengan panjang yang sama.
  • Setelah kedua tali berhasil dibuat, mulailah memutar kedua bagian tali dengan gerakan seperti mengepang rambut sampai tali benar-benar aman.

2. Briket Unik dari Sabuk Kelapa

Ketika mendengar kata briket, barangkali yang terlintas di kepala adalah bahan pembakaran yang umumnya berasal dari batu bara maupun tempurung kelapa.

Di era modern saat ini sudah ada briket yang berbahan dasar sabut kelapa. Briket menjadi salah satu kerajinan dari sabut kelapa yang memiliki sifat lebih ramah lingkungan dan biaya produksi yang lebih terjangkau.

Alasan mengapa diproduksi menjadi briket adalah karena sabut kelapa memiliki unsur karbon. Berikut langkah membuatnya:

  • Persiapkan terlebih dahulu sabut kelapa yang hendak dibuat menjadi briket. Pada kasus kali ini sabut kelapa tidak perlu diolah seperti cara umum di atas.
  • Pindahkan sabut kelapa ke tempat pembakaran drum. Jangan lupa lubangi drum tersebut agar asap pembakaran keluar.
  • Tambahkan pipa pendingin ke dalam drum yang berguna untuk proses kondensasi asap menjadi butiran air.
  • Bakar sabut kelapa sampai merata, kemudian diamkan selama satu malam penuh.
  • Setelah didinginkan selama semalam penuh, keluarkan seluruhnya ke tempat penumbukan.
  • Tumbuk hasil pembakaran sabut kelapa sampai halus, kemudian lakukan pengayakan sebagai langkah sortir.
  • Sisihkan terlebih dahulu hasil ayakan tadi, lalu buatlah cairan perekat dengan menggunakan larutan tepung kanji yang sudah dipanaskan.
  • Tempatkan hasil tumbukan tadi ke dalam wadah besar, kemudian campurkan dengan lem kanji yang sudah dibuat tadi. Adapun perbandingannya adalah 1 kg sabut kelapa dan 600 cc lem kanji.
  • Aduk kedua bahan tersebut sampai benar-benar tercampur sempurna.
  • Siapkan tempat pencetakan, kemudian tuangkan hasil campuran kedua bahan tadi ke dalamnya.
  • Jemurlah briket cair tersebut di bawah sinar matahari selama kurang lebih satu hari sampai benar-benar padat dan kering.
  • Selanjutnya tinggal mengeluarkan briket dari tempat pencetakan dan briket sudah siap digunakan.

3. Jok Mobil

Contoh produk kerajinan dari sabut kelapa adalah jok mobil dan ini masih jarang diketahui banyak orang. Padahal industri otomotif brand terkenal seperti Mercedes Benz, pada beberapa mobil keluarannya sudah menggunakan jok yang terbuat dari sabut kelapa.

Penggunaan sabut kelapa sebagai jok ini dilatarbelakangi oleh daya lentur yang dimilikinya. Disisi lain juga memiliki daya tahan yang baik dan tidak berbau.

Sabut kelapa juga dianggap memiliki tingkat pencemaran yang rendah. Berikut cara mengolahnya:

  • Persiapkan terlebih dahulu serat sabut kelapa atau cocofiber. Cara membuatnya adalah dengan menyikat sabut kelapa yang masih kasar dengan sikat kawat agar menghasilkan serat.
  • Cara kedua yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan mesin pengurai sabut kelapa yang lebih praktis dan bisa menghasilkan banyak.
  • Setelah serat sabut kelapa terbentuk dalam jumlah banyak, masukkan ke dalam desain jok mobil. Cara memasukkannya bisa secara manual atau menggunakan alat.
  • Jangan lupa lakukan tekanan ke dalam agar benar-benar padat dan tidak ada udara ataupun celah pada kerajinan dari sabut kelapa
  • Setelah cetakan jok dari serat sabut kelapa terbuat, lapisi jok menggunakan kulit sintetis atau lapisan lain sesuai keinginan masing-masing.

4. Sapu Ijuk dari Sabuk Kelapa

Di Indonesia, sapu ijuk dari sabut kelapa sangat tidak asing dan menjadi salah satu peralatan rumah tangga untuk bersih-bersih.

Jenis sabut kelapa yang digunakan untuk pembuatan sapu ijuk adalah sabut kelapa yang halus dan tipis. Sapu ijuk menjadi kerajinan dari sabut kelapa yang sederhana dibuat dengan modal yang tidak terlalu banyak.

Kamu hanya perlu mengumpulkan sabut kelapa dan melakukan sortir sabut yang halus serta tipis. Berikut langkah membuatnya:

  • Pisahkan terlebih dahulu sabut kelapa yang keras dan halus, pilihlah yang halus.
  • Setelah yang halus dikumpulkan, mulailah dengan merangkainya satu sama lain dengan panjang sesuai keinginan.
  • Kumpulkan sabut kelapa halus tersebut dalam jumlah yang banyak.
  • Sekarang masukkan sabut kelapa tersebut ke tubuh sapu yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Proses pemasangan atau penyatuan ke tubuh sapu biasanya menggunakan alat tambahan agar lebih cepat.

Selain bisa digunakan buat kerajinan serat kelapa,sabut kelapa juga bisa digunakan sebagai bisnis jual cocomesh yang sangat menguntungkan.Sekian dari saya selamat mencoba terimakasih.