Cara Memasak Rendang Jengkol Yang Mudah Dan Enak
By: Date: November 22, 2021 Categories: Uncategorized Tags: , , ,
cara memasak rendang jengkol

Rendang adalah salah satu makanan khas Indonesia yang sudah banyak diketahui oleh orang. Makanan ini biasanya menggunakan daging sebagai bahan dasarnya, namun rendang juga dapat dibuat dengan menggunakan bahan lainnya, contohnya adalah jengkol. Bagaimana cara membut rendang jengkol? Berikut adalah cara memasak rendang jengkol yang mudah dan enak.

Definisi Rendang

Rendang atau randang (Jawi: رندڠ) adalah masakan daging asli Indonesia yang berasal dari Minangkabau. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama menggunakan aneka rempah-rempah dan santan. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna cokelat terang keemasan.

Definisi Jengkol

jengkol

Jengkol atau jering (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringaPithecellobium jiringa, dan P. lobatum) adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Bijinya digemari di Malaysia (disebut “jering”), Myanmar (disebut “da nyin thee'”), dan Thailand (disebut “luk-nieng” atau “luk neang”). Masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai bahan pangan.

Jengkol termasuk suku polong-polongan (Fabaceae). Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna cokelat mengilap. Jengkol dapat menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh pencernaan, terutama bila dimakan segar sebagai lalap.

Manfaat Jengkol

Selain jengkol memiliki rasa yang enak jika dimasak dengan benar, jengkol ini juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Penasaran apa saja manfaatnya? Berikut adalah manfaat jengkol untuk kesehatan.

1. Mencegah Anemia

Manfaat jengkol yang pertama adalah mengatasi dan mencegah anemia. Jengkol kaya akan kandungan zat besi yang berfungsi memproduksi sel darah merah dalam tubuh sehingga dapat menjadi makanan yang ampuh mencegah anemia.

Untuk perempuan, sangat dianjurkan mengonsumsi jengkol saat sedang menstruasi untuk memperbarui sel darah merah yang keluar dengan sel darah merah yang baru.

2. Penangkal Radikal Bebas

Banyak kandungan vitamin yang terdapat dalam jengkol. Seperti Vitamin A, B1, B2, juga vitamin C. Gabungan senyawa vitamin A dan vitamin B sangat baik untuk berperan sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas yang bisa mempengaruhi pertumbuhan sel kanker.

3. Baik Untuk Pertumbuhan Janin

Manfaat jengkol yang kaya akan vitamin dan zat besi tentunya sangat baik untuk asupan gizi ibu hamil. Nutrisi yang cukup pada janin menghindari risiko janin lahir cacat fisik.

4. Menguatkan Tulang Dan Gigi

Selain vitamin dan zat besi, manfaat jengkol juga mengandung kalsium dan fosfor yang sangat baik untuk struktur tulang dan gigi. Pertumbuhan tulang dan gigi bisa berjalan maksimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi di dalam jengkol. Tubuh yang tercukupi kandungan tersebut akan terhindar dari osteoporosis di masa tua.

5. Mencegah Penyakit Jantung

Mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat mencegah penyakit jantung. Pasalnya, kandungan vitamin seperti manfaat jengkol ini bisa membantu melancarkan peredaran darah.

Saat sirkulasi darah lancar, tidak akan ada penyumbatan akibat plak yang menempel pada pembuluh darah. Sehingga darah akan bersirkulasi ke jantung.

Segala sesuatu yang menghalangi aliran darah di pembuluh darah juga akan hilang oleh zat-zat yang terkandung dalam jengkol. Aliran darah akan lebih lancar dan jantung akan berfungsi dengan baik dan optimal.

6. Melancarkan BAB

BAB yang sulit membuat tidak nyaman. Sisa makanan yang menumpuk di usus akan mengeras, lalu membuat perut terasa penuh dan kembung. Serat tinggi yang terkandung dalam jengkol dapat melancarkan buang air besar dan memperbaiki sistem pencernaan.

Pencernaan yang sehat akan membantu sistem metabolisme tubuh. Tapi tetap jangan terlalu banyak makan jengkol. Makan jengkol sesuai takaran yang dianjurkan.

7. Mencegah Diabetes

Manfaat jengkol selanjutnya adalah dapat mencegah penyakit diabetes. Jengkol mengandung zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lainnya. Zat tersebut adalah asam jengkolat.

Melansir Jurnal Ilmu Pangan dan Pertanian, manfaat jengkol dapat bermanfaat bagi penderita diabetes karena gula yang terkandung sangat aman untuk dikonsumsi.

Namun asam jengkolat ini berbentuk kristal yang tidak larut dalam air, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita gangguan ginjal karena dikhawatirkan ginjal tidak dapat menyaringnya.

8. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke jantung menjadi lancar. Kandungan mineral dalam jengkol ternyata mampu melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali.

Nah, agar manfaat jengkol menjadi optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol terlalu matang karena bisa menghilangkan kandungannya.

9. Kaya Akan Asam Folat

Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil jika kebutuhan asam folat dan vitamin B6 terpenuhi oleh tubuh. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan mengonsumsi makanan kaya asam folat untuk perkembangan janin. Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol.

Namun, perlu diingat bahwa konsumsi jengkol dalam jumlah sedang. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan berdampak buruk pada ginjal.

10. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat jengkol lainnya adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol yang mengandung gula memang ‘ramah’ bagi penderita diabetes. Gula jengkol merupakan jenis gula yang paling mudah terurai sehingga aman bagi penderita diabetes.

Berbeda dengan gula pada makanan lain seperti makanan yang mengandung karbohidrat. Gula yang mudah terurai dalam jengkol kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh.

Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses penguraian gula yang sempurna tidak akan menyebabkan penumpukan gula darah di dalam tubuh.

Resep Rendang Jengkol

Selain daging sapi, rendang juga dapat dibuat dengan menggunakan jengkol sebagai bahan dasarnya. Bagaimana si cara membuatnya? Berikut adalah resep rendang jengkol yang mudah dan enak.

Bahan-Bahan :

  • Jengkol  300 gram
  • Santan kental, dari 3/4 butir kelapa  300 ml
  • Santan encer, dari sisa kelapa di atas  500 ml
  • Garam  1,5 sdt
  • Gula pasir  1 sdt
  • Serai, memarkan  1 ruas
  • Lengkuas, memarkan  2 batang
  • Daun kunyit, sobek  1 lembar
  • Daun jeruk, sobek 4 lembar
  • Minyak untuk menumis  3 sdm

Bumbu Halus :

  • Cabe rawit keriting  50 gram
  • Cabe rawit merah  6 buah
  • Bawang merah  8 siung
  • Bawang putih  5 siung
  • Kemiri, sangrai  4 buah
  • Kunyit  1 ruas
  • Jahe  2 cm
  • Lada butiran  1/2 sdt
  • Ketumbar, sangrai  1 sdt

Cara Membuat Rendang Jengkol :

  1. Belah tiap jengkol jadi dua bagian lalu rendam semalaman.
  2. Rebus jengkol dengan daun salam dan air secukupnya hingga empuk. Gunakan panci presto kurang lebih 20 menit.
  3. Geprek satu persatu jengkol hingga kulitnya terkelupas. Bilas dengan air bersih lalu sisihkan.Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, lengkuas, daun kunyit, dan daun jeruk hingga harum.
  4. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, serai, lengkuas, daun kunyit, dan daun jeruk hingga harum.
  5. Masukkan jengkol, aduk rata.
  6. Tuang santan encer, garam, dan gula. Masak sampai santan agak menyusut.Tuang santan kental. Aduk hingga mendidih lalu koreksi rasanya. Setelah mendidih, kecilkan api lalu masak terus sampai kuahnya kering dan berminyak. Angkat.
  7. Rendang jengkol siap dinikmati.
Baca Juga : memasak rendang daging sapi agar cepat empuk dan lezat

Rendang jengkol ini memiliki rasa yang gurih karena cara memasak rendang jengkol ini ditambahkan santan. Santan yang enak adalah santan yang dibuat sendiri. Untuk menghemat waktu dalam proses memarut, maka bisa menggunakan mesin parut kelapa.